Polres Tabanan Siapkan Trainer AI, Perkuat Literasi Digital dan Cegah Kejahatan Siber di Kalangan Pelajar

Media Patrolibali, Tabanan – Polres Tabanan mengikuti Sosialisasi Teknis Pelaksanaan Training of Trainers (TOT) Artificial Intelligence (AI) yang digelar secara virtual dari Ruang Rupatama Polres Tabanan, Senin (27/7/2026). Kegiatan yang diikuti oleh Wakapolres Tabanan, Kompol I Ketut Tomiyasa, S.H., M.H., bersama Kabag SDM Kompol Ni Made Lestari, S.H., M.H., serta pejabat fungsi Binmas, Humas, TIK, dan SDM ini merupakan langkah awal dalam menyiapkan personel Polri yang kompeten sebagai trainer AI di lingkungan pendidikan.

Dalam arahannya, Karo Binkar SSDM Polri Brigjen Pol. Dr. Hendra Wirawan, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa program ini merupakan tindak lanjut pelatihan AI yang telah dilaksanakan di Mabes Polri. Beliau menyampaikan bahwa perkembangan teknologi kecerdasan buatan telah dimanfaatkan secara luas oleh kalangan pelajar, sehingga diperlukan edukasi yang tepat agar generasi muda mampu menggunakan AI secara bijak serta terhindar dari ancaman kejahatan siber, penipuan digital, dan penyalahgunaan teknologi.

Materi sosialisasi yang disampaikan Assesor SDM Kepolisian Madya TK. III SSDM Polri Kombes Pol. Wahyu Nugroho Setyawan, S.I.K., M.PICT., M.KRIM., menjelaskan mekanisme pelaksanaan program, mulai dari koordinasi lintas fungsi, kriteria pemilihan trainer, sasaran pelajar SMA/SMK/MA, hingga kurikulum pembelajaran yang mencakup literasi digital, etika penggunaan AI, pencegahan hoaks, dan ancaman siber. Program ini ditargetkan menjangkau sedikitnya dua persen pelajar di wilayah Polda percontohan pada Triwulan III Tahun 2026 melalui platform pembelajaran digital.

Seijin Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H., melalui Waka Polres Tabanan Kompol I Ketut Tomiyasa, S.H., M.H. mengatakan” Melalui kegiatan ini, Polres Tabanan menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital Polri Presisi sekaligus memperkuat peran kepolisian sebagai mitra edukasi masyarakat. Dengan menyiapkan personel yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, diharapkan kehadiran Polri mampu meningkatkan literasi digital generasi muda serta mencegah munculnya pelaku maupun korban kejahatan siber di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *